SUDUT KEHIDUPAN


IN THE CORNER OF LIVE

Di satu sisi kehidupan, teori dua mata koin bertemu.

Di samping kehidupan damai para pendo’a dan pemuja Sang Pencipta,

Di samping kehidupan yang tenang dengan menghirup udara,

Di samping kehidupan yang jernih dan bercengkrama dengan batin,

Di samping kehidupan yang harum akan cinta tulus,

Di samping kehidupan yang bahagia berdua,

Di samping nikmatnya aroma meja dengan lilin,

Di samping bahagianya bercengkrama,

Di samping kehidupan foya dan ceria,

Di samping trendy-nya sebuah busana,

Di samping orang bercengkrama masalah masa depan,

Di samping orang yang bisa menikmati alam,

Di samping orang yang bermimpi dalam tidurnya,

Di samping orang yang berjuang  untuk perang,

Di samping orang yang bekerja  dengan kekuatan cinta, ketaatan, keharusan, kebutuhan, dan ketakutan

….

 

Di samping itu semua,

Terdapat kehidupan kecil yang jauh dari itu semua.

Kekacauan dan ke musnahan kasih logika.

Kehidupan di sudut-sudut kota.

Kehidupan yang tersisihkan di tengah kota.

 

Iklan

Posted on Mei 13, 2013, in Living Me, Opinion, Social and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: