Monthly Archives: Februari 2013

DARI JEMBER UNTUK AREMA

RUTE PERJALANAN DARI JEMBER  MENUJU STADION KANJURUHAN KEPANJEN,  MALANG

Ini adalah kali ke dua saya pergi ke kota Malang. Tujuannya bukan pergi ketempat wisata, tapi untuk melihat pertandingan Liga Indonesia antara Arema Malang dan Mitra Kukar di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Malang. Meskipun beberapa tahun ini sepakbola Indonesia sedang dilanda masalah dualisme, tapi tidak menyurutkan niat saya untuk menuju kota Malang dan menonton langsung pertandingan Arema vs Mitra Kukar di Stadion Kanjuruhan.

SUPORTER BOLA HEMAT

Travelling ke kota Malang ini tidak mewah. dengan budget hanya Rp150.000 kami berencana tidur sembarangan di Kota Malang, menginap satu malam, makan, minum, jalan-jalan, beli tiket stadion, dan pulang ke kota Jember dengan BUS. Dan ajaibnya, strategi nekat ini berhasil 😀 Berikut kisah saya dan ke-4 teman saya yang lain.

HAL-HAL DASAR  YANG PERLU DIPERSIAPKAN SEBELUM TRAVELLING

Sebelum berangkat, saya melakukan beberapa persiapan terlebih dahulu sebelumnya, hal ini karena ini baru kali pertama saya pergi ke Malang menggunakan moda angkutan umum dan tanpa dibarengi keluarga. Persiapan tersebut meliputi:

  • Mencari informasi letak Kecamatan Kepanjen menggunakan Google Map.
  • Mencari jadwal keberangkatan kereta api dari Malang ke Jember.
  • Membeli Peta kota Malang di toko buku.
  • Mencari tahu angkot/angkutan umum dari kota Malang ke Kecamatan Kepanjen (kalian bisa membaca postingan ini).
  • Mencari tahu lokasi penginapan (jika diperlukan).
  • Mempersiapkan uang perjalanan.

Setelah beberapa hari persiapan dan mencari teman yang juga ingin pergi ke Malang, akhirnya kami ber-lima (5) pergi menggunakan kereta dari kota Jember menuju Malang.

NAIK KERETA DARI JEMBER KE MALANG

Setelah mencari informasi, tanggal 2 Februari 2013 kami mendapatkan informasi bahwa kereta dari Jember ke Malang berangkat dari stasiun Jember pukul 08.00 pagi menggunakan Kereta Ekonomi Tawang Alun  dengan harga Rp 18.500 per tahun 2013. Kereta Tawang Alun ini adalah kereta yang memiliki rute  Banyuwangi-Jember-Lumajang-Probolinggo-Pasuruan-Bangil-Malang (dan sebaliknya).

2013-02-02 07.55.30

2013-02-02 08.44.31

(berada dalam kereta)

Perjalanan  menuju kota Malang kami tempuh selama 6 jam. Di dalam kereta banyak pedagang asongan,  yang menjual jajanan hingga buku gambar!! Ada yang unik bagi  kalian yang  baru pertama kali naik kereta dari Jember ke Malang, khususnya Kereta Ekonomi Tawang  Alun. Sekitar pukul 11.00 WIB, kereta ini berhenti sekitar setengah jam di Stasiun Bangil, Pasuruan untuk langsir/ganti lokomotif. Ini karena dari Stasiun Bangil, Kereta Ekonomi Tawang Alun tidak lagi bergerak ke arah Barat, tapi bergerak ke arah selatan.

Foto0766

(Kami di Stasiun Bangil, Pasuruan)

Foto0767 (Stasiun masuk Kota Malang/Stasiun Lawang)

Foto0769

(Gunung Semeru(puncak tertinggi Jawa) nampak setelah melewati Terminal Lawang)

Sebagai informasi saja, disebut kecamatan Lawang karena Kabupaten Malang diapit oleh dua gunung, yaitu Gunung Arjuna dan Gunung Semeru. Satu-satunya jalan dari utara jika anda ke Malang adalah melalui celah kecil diantara dua gunung ini, yaitu Kecamatan Lawang. Lawang  berarti Pintu dalam bahasa Jawa.

2013-02-02 09.45.312013-02-02 09.42.55

(Stasiun kreta sebelum memasuki Stasion Kota Baru Malang)

Dari Stasiun Bangil, kereta bergerak menuju arah selatan yaitu kota Malang. Stasiun kota Malang ada dua, pertama Stasiun Kota Lama, dan yang kedua Stasiun Kota Baru. Kalau dari arah Surabaya atau Jember, Stasiun Kota Baru berada sebelum Stasiun Kota Lama Malang. Bagi kalian yang ingin menonton Arema Indonesia/Arema FC di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, kalian  lebih baik turun di Stasiun Kota Lama Malang, hal ini karena Stadion Kanjuruhan Kepanjen lebih dekat dengan Stasiun Kota Lama Malang. Tapi kerena Stasiun Kota Baru Malang lebih dekat dengan pusat kota, akhirnya kami putuskan untuk berhenti di sana (Stasiun Kota Baru, Malang).2013-02-02 09.56.48

(foto Stasiun Kota Baru Malang(suasana mendung))

BERADA DI PUSAT KOTA MALANG

Hanya dibutuhkan jarak sekitar 1 km dari Stasiun Kota Baru Malang untuk menuju ke alun-alun kota Malang. Bagi kalian yang memang suka travelling, 1 km bukan jarak yang jauh. Sebelum menuju alun-alun kota Malang,  kalian akan melewati Tugu Muda, Malang. Tugu Muda merupakan pusat kota Malang,  karena disana terdapat Balai Kota Malang.

MENUJU STADION GAJAYANA DAN ALUN-ALUN KOTA

Stadion Gajayana terletak sekitar 1 km dari Stasiun Kota Baru Malang. Cukup dengan membawa peta kota Malang yang dapat kalian beli di toko buku, masalah arah dan kemungkinan tersesat bisa kalian atasi. Stadion Gajayana kita pilih karena stadion ini merupakan Home Base dari Arema FC/Arema Indonesia sebelum pada tahun 2005  mereka mulai bermain di Stadion Kanjuruhan yang letaknya 30 km lebih jauh ke arah selatan dari kota Malang.

2013-02-02 13.28.36

2013-02-02 15.52.14(Foto kami di Stadion Gajayana Malang dan Tugu Muda Balai kota Malang)

Setelah puas keliling Stadion berlevel International tersebut, kami menuju alun-alun kota Malang lagi-lagi dengan berjalan kaki, plus masuk ke mal-mal besar yang ada di sekitar alun-alun kota Malang dan sekitar stadion Gajayana Malang.

BERISITIRAHAT DI MASJID AGUNG KOTA MALANG

Karena lelah, kami sempat beristirahat di Masjid Agung kota Malang yang terletak bersebelahan dengan Gereja kota Malang dan berseberangan dengan alun-alun kota Malang. Hampir sekitar 2 jam kami beristirahat di Masjid Agung kota Malang tersebut yaitu mulai pukul 17.00 hingga 19.00. Bagi kalian yang ingin beristirahat di Masjid Agung kota Malang, kalian bisa tidur di sebelah selatan Masjid Agung kota Malang. Di sana ada tempat gelap dan berkarpet yang bisa kalain jadikan tempat beristirahat, bahkan tidur jika perlu :p .

Sayangnya, kami tidak diperbolehkan untuk bermalam di sana. Pengumuman bagi para Traveller, Masjid Agung kota Malang itu lebih mirip penjara dari pada Masjid. Itu dikarenakan, tepat pukul 19.00, pagar masjid tersebut ditutup rapat dan  hanya menyisahkan pintu gerbang sebelah utara dengan lebar tidak  lebih dari 1 meter. Itu ditujukan agar masjid itu tidak dijadikan tempat bermalam atau  tempat wisata (tempat berfoto  ria :p  )

2013-02-02 13.53.56

(foto saya sedang beristirahat di Masjid Agung kota Malang)

2013-02-02 14.00.35

(foto teman saya sedang beristirahat di Masjid Agung kota Malang)

2013-02-02 15.27.26

(air minum gratis di Masjid Agung kota Malang)

Karena masjid di tutup, akhirnya kami sepakat untuk menginap di kecamatan Kepanjen, tapi sebelum itu, kita puas-puaskan dulu keliling kota Malang dan menikmati kuliner di sana.

2013-02-02 12.39.05

(Bakso Malang=Gorengan segede ini cuma Rp 500)

2013-02-02 17.39.43(nasi goreng seharga Rp7.000 kaki lima daerah alun-alun kota Malang)

ANGKUTAN UMUM DARI KOTA MALANG MENUJU KECAMATAN KEPANJEN

Pukul 22.00, setelah bertanya pada orang penjual nasi goreng yang baru saja kita nikmati hasil karyanya (*hehehe), kami disarankan menuju pertigaan Kacuk dengan menggunakan angkot bertanda AG/GA yang memiliki jurusan Terminal Arjosari ke Terminal Gadang dan sebaliknya. Kami menunggu angkot AG/GA tepat disebelah timur alun-alun kota Malang. Dengan Rp 2.500 per orang, akhirnya kami turun di pertigaan Kacuk. Pertigaan kacuk terletak setelah Terminal Gadang, terminal paling selatan kota Malang.

Foto0772

(pertigaan Kacuk pada malam hari)

Pukul 22.30 kami berhenti di Pertigaan Kacuk. Pertigaan Kacuk adalah tempat bagi para calon penumpang dan bus atau angkutan umum bertemu. Dari Pertigaan Kacuk ini, kita bisa menunggu angkutan umum/angkot atau bus yang menuju arah Blitar, Trenggalek, dan sekitarnya.  Dari pertigaan Kacuk, kami menunggu angkutan umum kecamatan Kepanjen yang bernama Bison atau lebih dikenal dengan sebutan El-Sapeh. Angkutan umum ini merupakan mini bus bertipe L-300 yang bisa mengantarkan penumpang dari dan ke Terminal Gadang-Kepanjen-Terminal Blitar.Foto0773

(suasana dalam mini bus L-Sapeh)

TENGAH MALAM TERDAMPAR DI KEPANJEN

Turun dari angkot L-3000 dengan hanya membayar Rp 3000 per orang, kami akhirnya turun di perempatan Kecamatan Kepanjen. Bagi kalian yang ingin ke Kepanjen, lebih baik anda turun di Perempatan Kecamatan Kepanjen (perempatan Jalan Sultan Agung). Perempatan Kecamatan Kepanjen tersebut adalah pusat kota kecamatan tersebut. Dari sana kalian bisa menuju ke arah timur dan berjalan kurang lebih 1 km untuk menuju Stadion Kanjuruhan, atau kalian bisa naik angkutan desa bewarna hijau menuju Stadion Kanjuruhan.

Foto0775 Foto0777 - Copy Foto0776

(perempatan Kepanjen saat malam dan Kantor Kelurahan Kepanjen)

Setelah bertanya kepada penjaga Kantor Kelurahan Kepanjen (kantornya tepat berada di perempatan Kecamatan Kepanjen), akhirnya kami menemukan beberapa opsi untuk menginap di Kepanjen sebelum esok harinya melihat Arema Indonesia di Stadion Kanjuruhan Kepanjen 😀 Opsi tersebut adalah:

  • Menuju ke arah barat dari perempatan Kepanjen untuk tidur di penginapan.
  • Menuju ke arah timur  dari perempatan Kepanjen untuk tidur menggelandang di Masjid dan Stasiun Kepanjen.
  • Menuju ke arah timur  dan berjalan kurang lebih 1 km untuk tidur di pinggir Stadion Kanjuruhan.

TIDUR MALAM GRATIS DI POST SATPAM

Akhirnya kami putuskan untuk berjalan ke timur menuju stasiun kepanjen dan menginap di sana. Beruntunglah kami, tepat di sebelah timur Stasiun Kepanjen, kami menemukan pos satpam yang kosong. Kami meminta ijin pada satpam yang sedang bertugas untuk bermalam di sana, dan kami diperbolehkan. Pukul 24.00 kami pun bisa menikmati malam dan merebahkan badan di lantai pos satpam dekat Stasiun Kepanjen.

Foto0779

(kami bersiap tidur di pos satpam dekat Stasiun Kepanjen)

MENUJU STADION KANJURUHAN DENGAN BERJALAN KAKI

Pagi harinya, pukul 05.00 WIB tanggal 3 Februari 2013, 14 jam sebelum kick off Arema vs Mitra Kukar di Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Malang, kami berkemas-kemas dan bersih-bersih diri di Masjid Timur Stasiun Kepanjen (Masjid Salafiyah), Gratis..

2013-02-03 01.11.38 - Copy 2013-02-03 01.11.08

(Masjid Salafiyah kecamatan Kepanjen)

Pukul 06.00 WIB setelah membeli teh hangat dan satu macam Gorengan di sekitar kecamatan kepanjen dengan totap Rp.2000, kami melanjutan berjalan menuju Stadion Kanjuruhan  dengan berjalan kaki.

Sesampainya di Stadion, kami harus menunggu lebih dari 12 jam lagi untuk menikmati pertandingan ISL Arema vs Mitra Kukar. Karena bertepatan dengan hari minggu, kompleks Stadion Kanjuruhan dipenuhi dengan para pedagang kaki lima dan warga lokal yang menghabiskan waktu senggang hari minggu.

FOTO DI DALAM STADION KANJURUHAN

Begitu beruntungnya hari itu, meninggalkan teman saya yang beristirahat di pelataran kompleks stadion, saya melihat pintu gerbang Stadion ber level International itu terbuka, tanpa pikir panjang saya langsung masuk dan meminta seorang anak yang nampaknya penduduk asli Kepanjen untuk memfoto saya. Saya kira ini kesempatan langka, dan tidak semua penggemar sepakbola Indonesia diluar Malang, dapat melakukannya 😀

Foto0790  Foto0791 

(di dalam Stadion Kanjuruhan)

BELI TIKET DI CALO STADION KANJURUHAN, MASUK STADION 3-4 JAM LEBIH AWAL

Kami memilih tiket ekonomi. Dengan harga Rp 25.000, kami masuk stadion. Bagi kalian yang belum pernah ke Stadion Kanjuruhan, untuk tiket ekonomi tidak akan pernah dijual di loket resmi. Semua tiket ekonomi dapat kalian beli melalui calo. Hati-hati, biasanya di pertandingan besar, calo suka memainkan harga. Jadi berusahalah keras untuk menawar menjadi harga aslinya, yaitu Rp 25.000.

Jika kalian ingin dekat dengan papan skor, kalian bisa masuk melalui pintu 7-8-9. Masuklah stadion lebih awal, 3-4 jam sebelum pertandingan. Hal tersebut karena Aremania sangat fanatis, jadi jika datang mepet waktu kick off, bisa-bisa kalian tidak kebagian tempat duduk 🙂

2013-02-03 12.54.54

(foto di depan Stadion Kanjuruhan)

Foto0797 - Copy Foto0795

(foto tiket masuk tribun ekonomi)

Dari Stadion Kanjuruhan, kalian dapat dengan jelas melihat Gunung Semeru disebelah Timur stadion. Gunung Semeru adalah puncak tertinggi Pulau Jawa. Cuaca yang mendung bahkan hujan tidak menyurutkan niat kami untuk melihat pertandingan. Bahakan anehnya lagi, meskipun hujan, penonton telah berjubel memadati stadion, meskipun pertandingan baru akan dimulai 3 jam  lagi.

Foto0802 - Copy Foto0799

2013-02-03 19.23.32(foto saat dan sebelum pertandingan)

PULANG MENUJU JEMBER / ANGKUTAN UMUM DARI STADION KANJURUHAN MENUJU MALANG

Sebenarnya tidak ada angkutan umum yang langsung mengantar kalian dari Kanjuruhan menuju Malang. Jadi kalian harus naik beberapa kali angkot. Rinciannya adalah sebagai berikut.

  • Naik lin bewarna hijau dan turun di perempatan Kepanjen (Rp 2000)
  • Dari perempatan Kepanjen naik angkot Bison/El-Sapeh/L-300 menuju Terminal Gadang (Rp 3000)
  • Naik angkot AG/GA menuju Terminal Arjosari (Rp 2500)
  • Cari Bus Jurusan antar kota

Tapi kami kebetulan langsung dapat angkot tembak yang langsung mengantarkan kami dari Stadion Kanjuruhan Menuju Terminal Arjosari dengan tarif hanya Rp 7000. Angkot-angkot tembak/ilegal ini biasanya mangkal di Stadion Kanjuruhan jika Arema sedang bermain di kandang. Saran untuk  kalian, ada baiknya anda bertanya terlebih dahulu  kepada supir angkot mengenai tarifnya, agar  kalian tidak  tertipu dengan permainan tarif angkot.

Foto0817 Foto0816 - Copy

(foto dalam bus)

KENANGAN

Saya memang bukan penggemar Arema, tapi kecintaan saya terhadap sepakbola Indonesia yang membuat saya ketagihan menonton pertandingan bola tersebut. Saya memiliki misi, sebelum akhir tahun 2013, saya harus mengunjungi setidaknya semua Stadion besar di Pulau Jawa, termasuk klub-klub yang bermain di level divisi dua.

RINCIAN DANA PERJALANAN DARI JEMBER MENUJU STADION KANJURUHAN MALANG

NO

KETERANGAN

HARGA

1

Tiket Kereta Tawang Alun Jember-Malang

Rp 18.500

2

Angkot AG/GA (Malang-Terminal Gadang)

Rp 2.500

3

L-Sapeh (Terminal Gadang-Kepanjen)

Rp 3.000

4

Penginapan Kepanjen (jika diperlukan)

Rp 50.000

5

Tiket Stadion Kanjuruhan

Rp. 25.000

7

Stadion Kanjuruhan – Terminal Arjosari Malang (*total)

 Rp. 8000

8

Bus Antar Kota (Malang-Jember)

Rp 28.000

9

Biaya makan

Rp. 15.500

TOTAL

Rp. 150.000

Iklan
%d blogger menyukai ini: