MENGHILANGKAN KAFEIN PADA HASIL PANEN BERKAFEIN


BAGAIMANA CARA MENGHILANGKAN KAFEIN PADA NUTIKRAN KOPI ?

CONTOH TANAMAN YANG MENGANDUNG KAFEIN

Pada dasarnya ada lebih 60 tanaman yang mengandung kafein termasuk tanaman berikut ini:

  • Tanaman arabika yang menghasilkan biji kopi.
  • Pohon coklat Theobroma yang dijadikan bahan dasar coklat.
  • Kacang kola yang digunakan untuk produk minuman kola.
  • Tanaman Thea sinensis yang daunnya digunakan untuk teh.

CARA MENGHILANGKAN KAFEIN PADA SUMBERNYA

Ketika dipisahkan dari sumbernya. Kafein berbentuk bubuk putih yang rasanya pahit. Bubuk ini sangat berguna untuk pemacu detak jantung dan diuretic ringan. Terdapat beberapa cara yang digunakan untuk menghilangkan kafein dari sumbernya adalah menggunakan :

  • Proses metilen klorida
  • Proses etil asetat
  • Proses karbondioksida
  • Proses air

1. Metilen klorida.Metil klorida adalah bahan kimia yang digunakan sebagai bahan pelarut untuk mengambil sari kafein dari berbagai bahan untuk mengambil sari kafein dari berbagai bahan mentah lainnya. Molekul-molekul kafein terikat dengan molekul-molekul Metilen klorida. Bahan-bahan ini dilunakkan dalam bak air atau dalam uap air. Kemudian bahan tersebut diproses dengan Metilen klorida menggunakan satu dari dua metode berikut ini:

  • Menggunakan metode langsung: metode langsung yaitu kafein dihilangkan dengan merendam bahan-bahan tersebut secara langsung ke dalam metilen klorida.
  • Menggunakan metode tidak langsung: Metode tidak langsung yaitu kafein yang larut dalam air diekstrak atau diambil sarinya dengan merendam bahan-bahan tersebut ke dalam air. Selain kafein, banyak penimbul rasa dan minyak juga ereksraksi. Oleh karena itu, larutan diolah dengan mentilen klorida, kemudian senyawa-senyawa yang terekstraksi selain kafein dikembalikan ke bahan aslinya melalui proses reabsorbsi aau penyerapan kembali.

2. Etilen asetat. Produk-produk yang diproses dengan etilen asetat merujuk pada penghilangan kafein secara alami karena etil asetat adalah bahan kimia yang diambil dari buah-buahan. Kafein diambil sarinya dengan cara yang sama dengan proses metilen klorida, tetapi etil asetat sebagai pengganti bahan pelarutnya.

3. Carbon dioxida. Untuk menghilangkan kafein dengan menggunakan C02, bahan yang telah dilunakkan dengan air dengan cara direndam ditekan dengan menggunakan gas CO2. Pada tekanan dan temperatur tinggi, karbon dioksida berada pada tingkat yang kritis karena berbentuk gas sekaligus cairan. Karbon dioksida  menjadi pelarut dengan molekul-molekul kafein. Karena molekul penimbul rasanya lebih besar, proses ini menjadi lebih baik dalam memepertahankan rasa.

4. Air. Pengambilan sari kafein dengan air biasa digunakan untuk mengurangi kafein dari kopi. Prosesnya sama dengan metode tidak langsung menggunakan metilen klorida, teapi tidak menggunakan bahan kimia. Setelah kfein dikeluarkan dengan merendamnya di dalam air panas selama beberapa waktu, larutannya dialirkan melalui filter karbon unuk mengeluarkan kafein. Kemudian airnya dikembalikan agar rasa dan minyaknya terserap kembali.

MINUMAN RINGAN JUGA MENGANDUNG KAFEIN

Kafein tidak dapat dihilangkan seluruhnya melalui proses-proses ini, tetapi menurut peraturan pemerintah Amerika, tingkat kandungan kafein tidak boleh lebih dari 2,5% sehingga produk tersebut bisa diberi label (decaffeinated) atau rendah kalori.

Kebanyakan kafein yang dihilangkan dari porses ini digunakan untuk produk-produk lain, seperti obat dan minuman ringan. Misalnya kurang dari 5% terdapat pada minuman-minuman kola. Kandungan kafein pada minuman ringan berasal dari penambahan kafein yang diekstrak dari proses dekafeinasi.

Sumber: Marshall Brain. How Stuff Work. 2003. John Wiley & Sons, Inc

 

 

 

Posted on Oktober 1, 2012, in Agriculture, Science, Tips and Step and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: