PRE MENSTRUATION SYNDROME


PEREMPUAN, PMS, BAD MOOD, DAN COKLAT

Malam kemarin, sekitar pukul 22.00, saya menonton acara favorit saya. Acara tersebut bukan OVJ atau acara gak jelas sejenisnya, tapi adalah sebuah program edukasi dengan judul program CATALYST. CATALYST merupakan program dari salah satu broadcaster internasional, AUSTRALIA NETWORK. Singkatnya acara yang berdurasi 30 menit itu menampilkan informasi baru. Informasi tersebut adalah bahwa perempuan sering mengalami mood swings atau kondisi emosi yang tidak stabil ketika sebelum/sedang haid atau datang bulan yang bahasa ilmiahnya adalah PMS atau Pre Menstruation Syndrome.

…………………………………..

Seandainya saya tahu berita itu sejak saya berpacaran dulu, mungkin relasi saya dengan satu-satunya perempuan yang pernah mengisi hidup saya tidak separah dan seterlanjur ini. Naif namanya jika seorang laki-laki tidak memiliki perempuan spesial ketika dirinya remaja, dan begitu juga dengan saya.

HONEY, PLEASE DO NOT SMASH UP YOUR MOBIL PHONE

Oke, ceritanya begini. my ex-girl friend pernah bercerita, bahkan mungkin didepan mata saya atau telinga saya sendiri, kalau HP Nokia lungsuran (bekas keluarga) dari ibunya sering dia banting. Sudah hampir tak terhitung banyaknya. Dulu I still had no idea why she did such that thing. Mungkin, bukan hanya HP yang dia banting, tapi juga barang-barang pribadi miliknya –yang tidak pernah dia ceritakan pada saya. Ada satu alasan jelas mengapa I still had no idea why she did such that thing, karena saya masih bocah ingusan, dan parahnya belum mengerti tentang perempuan, tentang sifatnya, tentang kesukaannya, tentang selingkungnya, tentang pribadinya, tentang kepribadiannya, dan tentang semua informasi yang harus laki-laki punya untuk modal menjalin sebuah relasi yang selaras –dan mungkin romantis serta bertahan lama.

…………………………………..

PMS : WHY GIRL BECOME SO DIFFERENT SOMETIMES

Setelah menyimak tayangan di CATALYST mengenai PMS itu, saya telah mengerti kenapa my ex-girl friend sering membanting HP nya. Alasannya adalah hampir 33% perempuan selalu mengalami PMS atau Pre Mensturation Syndrome setiap kali akan datang bulan. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa PMS adalah sebuah kondisi pra haid dimana jumlah hormon progesteron menurun. Menurut acara CATALYST tersebut, diketahui bahwa hormon progesteron berperan penting dalam mengontrol emosi seorang perempuan. Sehingga ketika hormon progesteron menurun, sebagian perempuan tidak dapat mengontrol emosinya. Sebagai implikasi dari hal tersebut dan untuk menetralkan emosi yang mengalami bad mood atau mood swings, perempuan sering melemparkan barang, marah, bahkan tindakan yang membahayakan dirinya.

Selengkapnya tentang acara CATALYST dengan judul program PRE MENSTRUATION SYNDROME bisa dilihat di :

Catalyst: Premenstrual Syndrome – ABC TV Science.

…………………………………..

SHE IS CHOCO-HOLIC, AND ALL WOMEN DO

Dan tepat pada hari itu juga pada acara yang lebih malam, pukul 24.00, saya menonton acara dari TV lokal yang membahas tentang coklat. Hampir semua orang telah mengetahui bahwa coklat merupakan makanan yang digemari dan diidentikan dengan sisi romantis nya. Atau mungkin tentang sebuah fakta yang mengatakan bahwa coklat dapat meningkatkan rasa bahagia dan nyaman karena coklat mengandung phenylethylamine yang dapat meningkatkan hormon dopamin dan serotinin –hormon yang mempengaruhi/membuat rasa bahagia dan nyaman pada manusia. OK enough, I will not explain it in too sciencetific way here

Tapi di acara televisi tengah malam itu, saya mendapatkan informasi baru, bahwa hampir semua perempuan suka dengan coklat. Entah itu berbentuk es-krim, susu, permen, kue, coklat batang, coklat cair –dan semua makanan yang terbuat dari coklat. Jujur saja, saya bukan orang yang choco-holic -mungkin itu disebabkan karena saya bukan perempuan hehe :p .

…………………………………..

MAYBE, CHOCOLATE CAN RELIEF HER TEMPER

Saya ingat betul, kalau my ex-girl friend suka cokat, terutama es krim cokat. Ketika sudah putus –karena dia mutusin saya, dirinya sempat pasang status di akun TWITTER nya kalau dia suka sama es krim coklat MAGNUM.

Mungkin –walaupun saya hanya menebak-nebak dan menggunakan teori orang Jawa yang dikenal sebagai teori OAM (Otak Atik Matuk), my ex-girl friend dan hampir semua perempuan lain menyukai es krim coklat –atau apapun yang terbuat dari coklat. Hal itu dikarenakan coklat dapat membuat orang menjadi bahagia dan memberikan rasa nyaman. Dikarenakan sebagian perempuan (termasuk my ex-girl friend) hampir setiap bulan mengalami mood swings karena PMS, coklat menjadi makanan yang masuk akal untuk digemari karena dapat menetralkan emosi, membuat bahagia, dan memberi rasa nyaman tanpa harus merusak atau membanting barang.

 

Itulah yang saya pelajari malam lalu. Walaupun sedikit, setidaknya saya secara bertahap mulai belajar tentang perempuan. Yang nyatanya lebih sulit dari yang terlihat.

Posted on September 4, 2012, in Living Me, Opinion and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: