EUGENE SCHUELLER: PENEMU SEKALIGUS SEJARAH DIBALIK ASAL-USUL L’OREAL


EUGENE SCHUELLER: SOSOK PENDUKUNG NAZI DIBALIK KESUKSESAN L’OREAL

EUGENE SCHUELLER: PENEMU MERK PEWARNA RAMBUT TERKENAL DUNIA

Eugène Paul Louis Schueller (20 Maret 1881 Paris – 23 Agustus 1957) adalah pendiri L’Oréal, perusahaan terkemuka dunia dalam kosmetik dan kecantikan.

Sebagai seorang ahli kimia Perancis muda dan lulusan Institut de Chimie Appliquée de Paris (sekarang Chimie ParisTech) pada tahnu 1904, Eugene Schueller mengembangkan perusahaan yang sekarang dikenal dengan L’Oréal pada tahun 1907. L’Oréal adalah formula rambut-warna yang inovatif. Ia menyebutnya dengan Oréale dye.

Eugène Paul Louis Schueller

Pada tahun 1909, ia terdaftar perusahaannya, “Société Française de Teintures Inoffensives pour Cheveux”, sebuah perusahaan yang dimasa depan dikenal dengan L’Oréal. Schueller wafat pada 1957. Anak tunggalnya, Liliane Betencourt, mewarisi sebagian  besar kekayaannya. Di Usianya yang 80 tahun dia ditaksir memiliki kekayaan 20,7 miliar dolar AS dan 27,5 persen saham di imperium L’Oréal.

EUGENE SCHUELLER ADALAH SIMPATISAN NAZI

Eugène Schueller, pendiri perusahaan, adalah seorang simpatisan Nazi. L’Oreal mengakui Schueller itu adalah fasis anti-Semit, sebuah paham anti orang-orang Yahudi. Ia juga anggota dari La Cagoule, yang mendukung rezim Vichy, yang merupakan rezim pro-fasis dan anti-komunis.

Kontroversi lain muncul ketika Jean Frydman, anggota pemegang saham dan dewan Paravision, anak perusahaan film L’Oreal dipecat. Ia mengklaim bahwa ia melepaskan karena L’Oreal ingin menghindari boikot Arab usaha yang berhubungan dengan Yahudi. Pada gilirannya, Frydman memutuskan untuk mengekspos masa lalu dari eksekutif L’Oreal. André Bettencourt yang menikah dengan putri Schueller itu, Liliane Bettencourt, dan menjadi wakil ketua untuk L’Oreal, menulis artikel untuk 60 La Française Terre. La Terre Française adalah selembar propaganda anti-Semit Nazi. André telah mengakui kepemilikan propaganda, tetapi mengklaim bahwa ia diracun oleh rezim Vichy dan berkata, “Saya telah berulang kali menyatakan penyesalan saya mengenai mereka di depan umum dan selalu akan memohon komunitas Yahudi untuk memaafkan saya untuk mereka.”

AWAL MULA TERCETUSNYA IDE PEWARNA RAMBUT L’OREAL

Ahli kimia Eugene Schueller menemukan sebuah formula bagi sebuah pewarna rambut sintetik pada tahun 1907 di ruang tidur flatnya di Paris atas permintaan seorang penata rambut yang tahu betapa banyak wanita yang begitu ingin memiliki rambut pirang tanpa harus bersusah payah. Schuller menggunakan hidrogen peroskida dalam produknya dan menyebutkan Aureole yang berarti (“lingkaran bercahay di atas kepala” dalam bahasa Perancis).

AWAL MULA L’OREAL

Setelah dua tahun mengadakan eksperimen lebih jauh, dia meninggalkan pekerjaan hariannya sebagai ahli kimia dan mendirikan French Harmless Hair Color Co. Dengan 800 frank Perancis, atau sekitar 120 dolar AS. Pada tahun 1911, dia mngubah nama perusahaannya menjadi L’Oréal. Tahun berikutnya produknya mulai dijual seantero Eropa dan melalui agen dan konsinyasi, L’Oréal mulai mencatat dan melebarkan sayap penjualannya ke AS, Amerila Latin, Rusia, dan Asia. Pada tahun 1920, permintaan begitu besar sampai Schnueller memperkerjakan 3 ahli kimia.

OWEN-JONES, SUKSES DIBALIK L’OREAL ABAD 21

Perusaaah ini hanya punya lima pemimpin sejak didirkian pada tahun 1991 dan memiliki reputasi sangat menghindari utang, penasihat dari luar, bahkan pengacara. Kotak uang L’Oréal telah berlipat ganda sejak ditunjuknya pria asal Inggris, Lindsay Owen-Jones, pada tahun 1988 sebagai chief executive dan chairam grup usaha ini. Dia memimpin perusahaan yang mencapai pertumbuhan dua digit selama 18 tahun. Pada April 2006, dia menunjuk Jean-Paul Agon sebagai chief executive.

Lindsay Owen-Jones

Owen-Jones menumbuhkan apa yang disebutnya sebagai budaya “induk anak” di L’Oreal. Yang dimaksud adalah perusahaan harus berinvestasi pada usaha-usaha yang belum menguntungkan, mengambil resiko dan berinvestasi pada riset. Dengan sistem bisnis ini, L’Oréal memiliki anak perusahaan yang masih belum menguntungkan, bahkan 14 dari 20 merek dibawah lisensi atau investasi L’Oréal  merupakan produk yang menyumbang 92% dari keseluruhan penjualan.

Owen dan Jones mendorong pengembangan L’Oréal di AS dan Asia, serta ke dalam sektor kecantikan etnis yang menghasilkan laba besar. Portofolio L’Oréal kini meliputi Lancome, Maybelline, Redken, Helena Rubinstein, Ralph Lauren, The Body Shop, dan Giorgio Armany Perfumes.

L’OREAL KINI

Saat ini, di abad 21, perusahaan bernilai 55 Milyar dolar AS ini memiliki para Ilmuwan yang mencatat 500 paten baru setiap tahun. L’Oréal memiliki penualan tahunan sebesar 21,2 milyar dolar AS pada 2006 dan produknya kini dijual di 130 negara.

Kelaurga pewaris memiliki saham mayoritas dalam bisnis ini, dibuntuti dengan Nestle dengan 26,4 persen/ Selama 30 tahun lebih,  kedua pemegang saham ini memiliki sebuah holding company yang mengandalikan L’Oréal, namun baru-baru ini perusahaan itu dibubarkan.

Ilmuwan perusahaan yang berjumlah 2.88 orang sibuk untuk mencoba mengembangkan produk yang beragam seperti pil anti peneuan, shampo, dan lain-lain. L’Oréal telah mengahabiskan 30% dari keuntungan untuk pemasaran dan iklan.

Iklan

Posted on September 2, 2012, in Asal-Usul and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 10 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: