CHARLES REVSON: DIBALIK ASAL-USUL DAN SEJARAH KESUKSESAN REVLON


REVLON: BARANG MURAHAN YANG DIPROMOSIKAN SECARA MEWAH UNTUK MENJADI TERKENAL

Charles Revson adalah seorang pria yang dikenang karena menggambarkan bisnisnya sebagai penjual “harapan dalam sebuah botol”. Pada masa keemasannya, Revson berhasil membuat Helena Rubinstein dan Elizabeth  Arden, dua pelopor bisnis kecantikan modern.

Merek Revlon mengubah wajah industri kecantikan selamanya. Dengan kecanggihan pada produknya, kecanggihan pemasaran, dan strategi merek, Charles Revson berhasil dalam hal menjual mitos kecantikan kepada wanita di seluruh dunia. Dengan biaya yang rendah untuk produksi dan harga jual yang tinggi, Revlon mampu meraih marjin keuntungan yang besar.

CHARLES REVSON, PENDIRI PRODUK KECANTIKAN REVLON

Revson lahir di Somerville, Massachusetts, dekat Boston, Massachusetts. Ia dibesarkan di Manchester, New Hampshire, setelah keluarganya berimigrasi dari Kanada ke Amerika Serikat. Ayahnya Samuel Revson lahir di Lithuania dan dari warisan Yahudi Rusia. Ibunya Jeanette Weiss Revson lahir di Austro-Hongaria keturunan Yahudi Jerman. Orang tuanya beremigrasi ke Boston pada akhir abad 19, di mana mereka memiliki delapan anak.

Jeanette Weiss orangtua Revson itu, Saul J. dan Mary Ella Greenberg Weiss, dipengaruhi dan dibentuk dari keturunan yang bekerja dan bertipe visioner, ambisius, glamor, real estate, perbankan, kosmetik, dan industri ikon di abad ke-20. Banyak dari keturunan keluarga Weiss menunjukkan kreativitas yang gigih dipromosikan dan ditegaskan oleh kedua perfeksionisme dan estetika yang jelas dalam karir Charles Revson itu.

Charles H. Revson adalah seorang perfeksionis yang sombong, angkuh, dan berkepribadian pemimpin

Charles Revson menikah tiga kali. Pernikahan pertamanya berlangsung singkat. Pernikahan keduanya adalah dengan Ancky Revson, di mana mereka memiliki dua putra John Revson dan Charles Revson, Jr. Ia menikah ketiga kalinya untuk Lyn Revson, dan mengadopsi dua putranya dari pernikahan tersebut.

Revson meninggal pada 24 Agustus 1975 di rumahnya di New Rochelle, New York.

REVSON MEMULAI UNTUK MERINTIS USAHA PRODUK KECANTIKAN

Pada tahun 1932, Revson baru berusia 25 tahun. Dia memilii mata yang jeli soal warna. Revson memiliki latar belakang sebagai penjual kain dan produk perawatan kuku. Dia ingin menjalankan bisnisnya sendiri, dan pada abad ke-20, Recson memulai untuk merinti usahanya sendiri. Dia memulai bisnisnya berupa produk perawatan kuku dalam tepat masa sulit dan depresi di Amerika Serikat.

Revson dan mitranya hanya memiliki 300 dolar AS, tanpa jalur kredit dan tanpa bunga. Perusahaan yang didirikan oleh Revson dan para mitranya berusaha menawarkan sesuatu yang baru bagi wanita diseluruh dunia, yang kebutuhannya belum mereka sadari. Benda itu adalah pemoles kuku transparan. Pada masa itu, pemoles kuku hanya digunakan oleh para pelacur. Namun Revson ingin mengubah itu dan membuat menjadi sebuah item fesyen yang penting.

The Revson Nail Enamel Company adalah sebuah kemitraan antara Revson, kakak laki-lakinya Joseph Revson, dan Charles Lachman. Secara  umum diakui bahwa Charles Revson adalah otak dan kegemilangan di balik kesuksesan Revlon

Pada tahun 1939 sebuah iklan Revlon merujuk pada Charles sebagai motor penggerak dari bisnis itu. Hal tersebut dikarenakan mitra yang lain bekerja tidak produktif. Joseph Revson menjual sahamnya kepada Charles Revson, sedangkan Lachman hanya berperan dalam merubah nama produk Revson menjadi Revlon.

STRATEGI PEMASARAN

Di masa awal, Revson mengandalkan lintah darat untuk menjaga bisnisnya tetap berjalan, sering kali harus membayar bunga dua persen per bulan. Pada 1933, penjualan melampaui 11.000 dolar AS dengan laba seadanya sebesar 2.800 dolar AS.

Revlon melakukan serangkaian iklan untuk mempromosikan produknya dengan cara mengaitkan Revlon dengan wanita-wanita kelas atas.

Pada 1938, Revlon memperkenalkan lipstik dan pada 1940 penjualan meningkat ke angka 2,8 juta dolar AS.

iklan Revlon lipstik dan cat kuku

Revlon tidak hanya membuat sebuah produk, tapi juga sebuah fantasi mustahil tentang seorang wanita glamor yang memakai sun Rose pada kukunya namun masih mengatasi masalah kehidupan sehari-hari. Persepsi-persepsi tentang siapa yang mengenakan pemulas kuku diubah oleh iklan Revlon yang unik. Revlon menaikkan porsi kampanye-kampanye iklan produknya dan mengenakan garga lima kali lipat dari harga enamel kuku pesaingnya.

https://i2.wp.com/static.guim.co.uk/sys-images/Guardian/About/General/2011/8/31/1314789642532/Revlon-001.jpg

salah satu kampanye iklan Revlon

Versi pemulas kuku buatan Revson dengan produk Revlonnya sangatlah tidak sempurna pada awalnya. Warna bening dari pemulas kuku berubah menjadi kuning. Selain itu, produk Reclon sangatlah lama untuk kering.

Revson melakukan tindakan yang gemilang di masanya. Revson melatih secara langsung jaringan pemasarannya yang menyebarkan kabar dari mulut ke mulut. Jaringan pemasaran yang bisa disebut agen tersebut adalah para distributor grosir, salon, dan departemen store.

Strategi yang paling terkenal adalah strategi perikalan yang disebut “Api dan Es”. Revlon mengkampanyekan kampanye “Api dan es” pada tahun 1952 dipandang sebagai titik balik dalam sejarah periklanan kosmetik. Wanita Api dan Es dilabur dengan kontradiksi-kontradiksi yang seksi dan menimbulkan sensasi. Iklan tersebut menanyakan pertanyaan riskan pada kamun wanita Amerika pada masa itu. Pertanyaan tersebut antara lain:

-“Pernahkan Anda berdansa dengan kaki telanjang?”

-“Apakah Anda menutup mata ketika berciuman?”

iklan Revlon “Fire and Ice” yang terkenal

Kampanye-kampanye tersebut didukung oleh pajangan-pajangan besar di toko-toko dan alat bantu promosi. Sebagai kelanjutan dari kemenangan pemasarannya ini, tiga tahun kemudian, sekitar pertengahan tahun 1950-an, Revlon mendorong pengiklanan kosmetik dalam sebuah era baru dengan mensponsori program peringkat atas CBS. Nama acara tersebut adalah “$64,000 Questions”

$64,000 Questions yang disponsori Revlon

Posted on September 2, 2012, in Asal-Usul and tagged , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: