SEJARAH TERBENTUKNYA LONELY PLANET


LONELY PLANET, DARI CATATAN PERJALANAN MENJADI PERUSAHAAN PANDUAN WISATA TERBERSAR DUNIA

SOSOK PENCETUS LONELY PLANET

Maureen dan Tony Wheeler bukanlah pengelana Inggris pertama yang melakukan perjalanan dari London ke Sydney dalam sebuah van kecil, melewati Afganistan dan Indonesia. Walaupun demikian, merekalah salah seorang petualang pertama yang menyusun panduan untuk para pengelana yang sadar biaya. Atas dasar itulah mereka menciptakan buku panduan berpegian keliling dunia, yang nantinya dikenal dengan Lonely Planet.

Maureen adalah seorang wanita penuh gaya yang jelas lebih menyukai tudung kashmir dan baju kulit dari pada dasi dan gaya kantoran. Begitu juga dengan Toni. Toni dikenal dengan gaya berbusana yang kasual dan seperti anak muda.

Toni adalah mantan insinyur yang lahir di Bournemouth yang juga bergelar MBA dari London School of Economics. Dirinya telah mengelilingi dunia sejak berusia kanak-kanak. Hal tersebut dikerenakan ayahnya adalah seorang yang bekerja di bidang penerbangan. Ketika berusia 10 tahun. Dia meminta hadiah sebuah bola dunia. Hal inilah yang menginspirasi Tony untuk berkeliling dunia.

Maureen seorang gadis asal Irlandia yang bermimpi menjadi seorang pramugari, namun sayang, kerena tubuhnya yang tidak terlalu tinggi, dirinya gagal total. Dia tumbuh di era 1950an disebuah perumahan di Belfast, sebuah rumah siap pasang yang dibuat dari panel-panel logam yang dipasang dengan baut.

Maureen dan Tony bertemu di London, di sebuah bangku taman Regent’s Park pada tahun 1971. Mereka kemudian menikah. Mereka melakukan perjalanan bersama pertama melintasi benua dari London ke Sydney pada tahun 1972. Enam bulan kemudian, mereka tiba di Exmouth, Western  Australiasetelah menumpang kapal gratis di sebuah kapal dari Bali. Dalam perjalanan tersebut, Tony selalu mencatat secara terperinci rute dan akomodasi perjalanan yang dibutuhkan.

 

AWAL IDE TERBENTUKNYA LONELY PLANET

Pada saat berada di Sydney, mereka selalu ditanya mengenai perjalanan unik mereka di mana mereka menginap, apa yang mereka lakukan, dan lain-lain. Atas dasar itulah, Maureen membawa pulang mesin ketiknya dan memulai mencatat dan mengetik kisah perjalanan mereka. Ketikan itu berisi mengenai catatan harian pasangan Wheeler yang terperinci dan detail mengenai rute perjalanan dan akomodasi.

BUKU-BUKU LONELY PLANET PERTAMA

Beberapa selang kemudian, pada tahun 1978 nulan Oktober, munculah buku pertama yang dibuat oleh pasangan Wheeler. Judul buku tersebut adalah “Across Asia on The Cheap” yang tebalnya 96 halaman. Buku tersebut dijual seharga 1,80 dolar Australia. Buku tersebut ditulis, dicetak, dan diedarkan di jalan dua bulan kemudian. Pasangan Wheeler secara Pribadi mendistribusikan pada toko-toko buku.

buku pertama: Across Asia on The Cheap

Buku-buku panduan Lonely Planet pertama ditulis dengan gamblang, bergaya obrolan dan ringan. Buku tersebut memperkenalkan gaya hidup baru hedonisme berbiaya rendah.

Pada tahun 1981, buku panduan setebal 700 halaman dengan judul “India” merupakan sebuah buku yang menjadi best seller. Dengan terciptanya dan terjual larisnya buku ini, pasangan Wheeler mapu mendapatkan pinjaman untuk membeli sebuah station wagon Mazda bewarna coklat seharga 3.850 dolar AS.

Walaupun telah mampu menerbitkan buku, pasagan ini masih dilanda krisis ekonomi keluarga dan perusahaan kecil mereka. Dalam krisis yang mereka hadapi, Maureen dan tony terus bekerja dan meriset perjalanan berikutnya. Hal tersebut berlangsung selama 6 tahun.

MERINTIS PERUSAHAAN LONELY PLANET PROFESIONAL

Keluarga Wheeler bisa saja hidup lebih nyaman apabila mereka bekerja seperti halnya profesi bisnis besar lain. Pasangan Wheeler membangun perusahaannya dalam tiga periode. Periode pertama adalah industri rumahan mulai tahun 1973-1980. Pada tahun 1880-1994, Industrimya mulai bergerak maju. Kantor-kantor Lonely Planet mulai dibuka di Melbourne, San Fransisco, London, dan Paris. Mereka mulai memiliki karyawan dari 20 sampai berubah menjadi 100. Lalu tibalah masa 1994-2001 ketika bisnisnya mulai dikembangkan kejalur internet.

LONELY PLANET KINI, DARI BUKU PANDUAN HINGGA PROGRAM TELEVISI

Lonely Planet memiliki markas di Sydney. Pasangan Wheeler masih menguasai saham sebesar 70%. 30% lain dimiliki oleh penguasa media di Sydney John Singleton. Merek Lonely Planet mulai dan telah berkembang mulai dari sekedar buku panduan menjadi kamus percakapan  sehari-hari, program televisi, dan buku catatan harian. Buku panduan kini juga meliputi hotel-hotel dan restoran berkelas, dan saat ini Lonely Planet menjual lebih banyak buku tentang Eropa daripada Asia.

Lebih dari 80 juta eksemplar buku panduan Lonely Planet telah terjual di seluruh dunia. Pasangan Wheeler kini duduk di tampuk pimpinan sebuah perusahaan bernama Lonely Planet yang memiliki turnover senilai 90 juta dolar Australia, memiliki lebih dari 400 staff, dan 650 judul buku di pasaran.

Sekarang, Tony memiliki sebuah blog, divisi televisinya tengah berkembang dan Lonely Planet meluncurkan situs pemasaran akomodasi bernama Haystack. Pasangan Wheeler terus berkelana ke seantero dunia, tinggal di sebuah rumah yang didesain khusu di tepi Sungai Yarra, Melbourne, dan meiliki dua anak yang telah dewasa.

Telah 23 Tahun Maureen hidup dari Lonely Planet. Selama lebih dari 2 dekade, keluarga Wheeler bertanggungjawab secara moral untuk tetap memberikan informasi perjalanan bagi para pelancong seluruh dunia.

situs: http://www.lonelyplanet.com

About @arghyand

interested in sustainable living

Posted on September 1, 2012, in Asal-Usul and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Komentar.

  1. Ejaan hurufnya hancuurrr bangett hiks… gak diedit dulu yaa??
    Buku jadi nuku, pasangan bukan pasagan, dll 😦

    Anyway makasih utk artikelnya.. next time dicek lagi penulisannya biar lebih enak dibaca, thanks….

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s