SAYA DAN TURIS JERMAN DI KOTA JEMBER


JADI GUIDE DADAKAN UNTUK TURIS ASAL JERMAN  DI KOTA  JEMBER

Bagi sebagian  orang, bicara dengan orang asing bukan  merupakan seatu ACHIEVMENT mutlak, namun ini berbeda untuk saya. Saya  telah tergila gila  dengan bahasa Inggris sejak  duduk di  bangku kelas  4 SD, namun saya baru serius  mempelajarinya  sejak  4 tahun lalu, tepatnya di  bulan0bulan terakhir  saya  berada  di  kelas 3 SMP. Dan sebagai tambahan, itu semua tidak  akan  pernah  berhasil tanpa  bantuan  yang sangat besar  dari pacar pertama saya, yang kini telah menjadi mantan.., tp saya  lebih suka menyebutnya  “kenangan  masa  lalu” ketimbang dengan  sebutan  “mantan”.

Dengan  skill bicara dan grammar yang lumayan  bagus  untuk  kelas  orang Indonesia, saya semakin ingin  untuk mempraktekannya secara  langsung. Dan salah  satu cara tepat untuk praktek bicara bhs  inggris adalah ngomong langsung  dengan native-nya.

Kebetulan, saya  telah bertemu  native 2x. Dan semuanya by  accident.. yang pertama  di perjalanan pulang saya  dari  Banyuwangi ke  Jember. Dan  yang terakhir  adalah percakapan  saya dengan turis asal Jerman dibawah ini.

Kisah singkatnya seperti  ini. Pagi  itu  saya  punya agenda  protes keras masalah  nilai kuliah ke  dosen pertanian  saya. Tapi diperjalanan, secara kebetun  saya bertemu  dengan dia (turis tua asal  Jerman) di jalan. Saya  tawarkan dia untuk  keliling kota Jember sekaligus tempat  wisata paling terkenal  menurut “Tourist Guide Lonely Planet” miliknya, WATU ULO dan TANJUNG PAPUMA.

Saya bersamaturis tersebut selama lebih dari 10 jam. Mulai  dari  pagi  jam  8 sampai  malam  jam 9. Keliling naik sepeda Revo saya yang sering ngadat dan gk kuat di tanjakan. Tapi bagaimana pun, saya berhasil  kota tercinta dimana saya dilahirkan, Jember. Foto dibawah ini jadi buktinya..

Ada beberapa  keuntungan  langsung  yang  bisa  saya dapat dengan turis yang bernama Bernhard tersebut,  diantaranya adalah  makan siang dan  malam gratis serta tentunya berbagai macam topik percakapan yang menambah perbendaraan ilmu saya, mulai dari agama, politik, sosial hingga budaya.

Thankyou Mister ….

Posted on Maret 11, 2012, in Sustainable Activity and tagged , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: