2 Kotak Nasi Beserta Isinya


RASA IBA

Untuk sebagian orang, mencari sesuap nasi bagaikan mencari emas. Bagi kita, orang yang merasa cukup dan berkecukupan, nasi bukan hal yang mewah. Pernahkan anda berfikir, ketika anda sedang menatap hidangan malam didepan mata anda dan ingin menyantapnya, ada ribuan orang disekeliling anda masih merasakan dinginnya malam karena tidak makan? Terkadang kita sering merasakannya, berfikir demikian, tapi apa daya, selimut nafsu untuk menyantap kudapan harus mengalahkan rasa iba kita pada orang lain. Kita semua punya rasa iba, dan begitu indah rasanya jika hidup ini berbagi dari rasa iba. Rasa harta tidak ada apa apanya. Habis menyantap kudapan, yang dirasa hanya kenyang…lalu hilang.

TUKANG BECAK ITU LANGSUNG PULANG KERUMAHNYA, SEHABIS DAPAT BINGKISAN 2 KOTAK NASI…

Barusan, saya mendapatkan rejeki lebih, sehabis pulang dari kumpul kumpul bareng teman sekelas. Kebetulan masih tersisa beberapa kotak nasi yang belum dimakan, aku minta ijin sama yang punya acara, untuk minta 2 kotak nasi yang tersisa. Diperjalanan pulang, 2 kotak nasi itu aku berikan ke tukang becak dekat pertigaan rumah. Singkatnya setelah nasi kotak itu saya berikan, tukang becak itu pulang, terasa 2 kotak nasi itu adalah hal yang ia cari seharian. Pulangnya tukang becak setelah saya beri nasi kotak menandakan, bahwa hasil jerih payahnya telah tercapai hari ini. Hal yang ia harapkan subuh tadi pagi sebelum berangkat cari nafkah, telah ia dapat, yaitu 2 kotak nasi beserta isinya… hanya sebuah nasi. Hanya 2 porsi kudapan malam sedehana bagi kita, namun tidak bagi mereka.. ini fakta, bahwa nasi masih menjadi hal yang dia impikan sepanjang hari. Mereka hanya memimpikan, untuk setiap harinya, mendapatkan sesuatu untuk bertahan hidup, yaitu sesuap nasi…

MEMUASKAN NAFSU BATIN KU..

Hidup ini membiasa, karena kita, orang yang hidup berkecukupan, tidur nyenyak dan bisa bermimpi indah, telah terlalu sering didapat. Namun kita sangat sulit bagi kita untuk mencari kebahagiaan batin. Jika hati anda sedang biru syahdu, menyantap kudapan atau besenang senang tidak akaN mengobati luka batin. Karena yang luka adalah batin, dan kesenangan duniawi hanya mampu mengobati luka duniawi. Kisah nyataku tadi punya sisi baik bagiku, bagi hatiku.. bahwa melihat orang bahagia itu indah, dan memuaskan nafsu batiniah ku…

Iklan

About @arghyand

interested in sustainable living

Posted on Agustus 16, 2011, in Charity. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: