CARA MENGUTARAKAN GAGASAN DAN IDE AGAR MUDAH DITERIMA ORANG LAIN


 

AGAR APA YANG ANDA SAMPAIKAN TIDAK SIA-SIA

Bila kita perhatikan, ada gagasan yang begitu melekat di benak kita dalam waktu lama, tapi ada gagasan yang mungkin langsung lenyap dari ingatan kita. Kita juga tahu ada banyak orang yang memiliki gagasan penting bersusah payah agar gagasannya bisa menyebar secara luas ke masyarakat namun gagal, sementara banyak kabar burung yang bohong belaka menyebar dengan cepat dan sukses memengaruhi masyarat.

Bila demikian, mengapa ada gagasan yang melekat sementara ada yang langsung mati? Bagaimana caranya agar gagasan kita dengan mudah lengket dibenak orang lain. Bagi setiap orang, gagasan secara langsung  sangat penting. Dengan adanya gagasan yang kita utarakan, ada bebrapa manfaat yang akan kita dapat, salah satunya adalah kita dapat dilihat dan diperhatikan orang lain.

Untuk mengetahui cara mudah agar gagasan anda diterima, terdapat beberapa hal kunci yang bisa anda lakukan. Gagasan yang melekat mengandung enam prinsip, yaitu sederhana, tak terduga, kenkret, kredible, emosional, dan cerita.Pada banyak contoh yang dapat membuat gagasan mudah diingat, setidaknya gagasan tersebut mengandung 3-4 prinsip tersebut.

PRINSIP 1: KESERDEHARNAAN (hilangkan yang tidak perlu!)

Bagaimana kita menemukan inti yang sebenarnya dari gagasan kita? Untuk membuat gagasan sampai intinya, kita harus ahli dalam membuang gagasan yang tidak perlu. Kita harus menetapakan prioritas tanpa belas kasihan. Perlakuan emas pertama tentang sebuah gagasan adalah jangan membuang-buang waktu untuk mengatakan yang tidak penting. Cara unuk membuat gagasan menjadi lebih sederhana adalah menaruh kalimat utama didepan dari sebuah gagasan. Buatlah gagasan semudah mungkin, sehingga orang awam pun akan mengerti maksud anda.

PRINSIP 2: TAK TERDUGA (ubah mainstream!)

Bagaikan kita mendapatkan perhatian dari pendengar dan mengutarakan gagasan kita adalah hal yang sangat penting. Selain itu, hal yang terpenting lagi adalah kita harus mempertahankan minat pendengar. Untuk menyampaikan gagasan agar mudah diterima orang, kita harus melawan pemikiran orang lain. Kita harus bergerak ke arah berlawanan dari intuisi orang lain. Agar gagasan kita dapat bertahan, kita harus membangkitkan minat dan keingintahuan penerima gagasan.

PRINSIP 3: KONGKRET (gunakan pendekatan indrawi!)

Bagaimana kita membuat gagasan kita menjadi jelas? Kita harus menjelaskan gagasan kita dalam bentuk tindakan yang manusiawi, dalam bentuk informasi yang indrawi. Gagasan yang melekat secara alamiah dipenuhi oleh gambaran yang kongkret. Berbicara secara kongkret adalah satu-satunya cara untuk memastikan bahwa gagasan kita memiliki makna yang sama bagi setiap orang yang mendengarnya.

PRINSIP 4: KREDIBEL (ajak orang terkenal untuk percaya!)

Bagaimana kita membuat orang-orang mempercayai gagasan kita? Jika anda merupakan seorang menteri atau presiden atau ahli dari universitas ternama, mungkin gagasan anda akan lebih mudah diterima karena anda telah mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Tapi bagaimana cara agar gagasan kita mudah diterima orang lain jika kita masih mendapatkan kepercayaan dari orang lain? Caranya adalah dengan mengajak seseorang yang lebih kredibel dari anda untuk mempercayai gagasan anda. Sebarkan gagasan anda kepada orang yang jauh memiliki kewenangan, seperti ketua OSIS, Pemimpin Kelompok, Ketua Kelas, Bintang Sepak Bola, Atlet, atau bahkan seorang Artis. Cara kedua jika anda masih tidak dapat menghubungi orang yang kredibel, anda dapat mengungkapkan gagasan anda secara menarik dan membuat orang berfikir diluar intuisi mereka.

PRINSIP 5: EMOSIONAL (pikirkan apa yang dipikirkan orang banyak)

Bagaimana kita dapat membuat orang peduli dengan gagsan kita adalah dengan cara membuat mereka menciptakan empati untuk para individu tertentu. Untuk membuat gagasan kita dipedulikan orang banyak, kita sebisa mungkin harus membuat gagasan yang dipedulikan orang banyak. Cara tersebut hanya dapat terjadi jika kita menarik sebuah gagasan tidak hanya dari kepentingan mereka, tapi juga dari sudut pandang mereka. Hal yang perlu diperhatikan unuk mengaitkan prinsip emosinal dalam cerita anda adalah:

PRINSIP 6: CERITA  (berceritalah)

Cerita memiliki kekuatan ganda yang mengagumkan untuk simulasi dan inspirasi. Kelebihan dari sebuah cerita adalah membuat para penerima gagasan menyimak apa yang anda sampaikan. Alih-alih membuat dan menyampaikan gagasan secara terpisah, menyampaikan gagsan dalam sebuah cerita juga membuat gagsan kita mudah diingat.

IDEChip Heath, Dan Heah. 2007. Why Some Ideas Survive and Others Die. Chip Heath & Dan Heah CopyRight.

 

 

 

 

About these ads

Posted on September 8, 2012, in Education, Opinion, Tips and Step and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink. 1 Komentar.

  1. Over the course of the initial period, they began to flrm group identities. ebffdkddgdcg

    Suka

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.225 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: